Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Heboh Gebyar Waria Bakal Digelar di Banyuwangi
1 Month, 1 Week ago

Heboh Gebyar Waria Bakal Digelar di Banyuwangi

Sebuah poster ajang unjuk gigi para wanita pria (waria) viral di media sosial. Poster yang menampilkan beberapa foto pria berdandan ala wanita ini rencananya bakal digelar di Banyuwangi pada bulan Februari mendatang.

Poster dengan tajuk 'Gebyar Waria Banyuwangi' ini tersebar di beberapa grup Whattsapp seminggu ini.

Dilaporkan detikcom, dalam poster itu terdapat 6 pria berdandan ala wanita. Masing masing disebutkan namanya. Di antaranya adalah Lela, Lia, Kristin, Ismi dan Bela. Satu waria yang di tengah tak disebutkan namanya.



Rencananya, mereka bakal manggung di Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, tanggal 9 Februari 2020 mendatang. Belum diketahui pasti apakah acara tersebut bakal berlangsung. Namun poster itu sudah menyebar di beberapa media sosial.

Sementara itu, pihak Kecamatan Bangorejo langsung melakukan investigasi.

“Memang benar rencana acara itu. Tapi bukan acara besar seperti pentas seni. Namun hanya acara hajatan nikahan warga,” ujar Camat Bangorejo Lukman.

gebyar waria
Sumber: detikcom



Menurut Lukman, ide munculnya acara hiburan waria itu, lantaran perias dalam pernikahan warga Bangorejo yakni Ismi, menawarkan servis tambahan dengan menyumbangkan acara hiburan beberapa waria.

“Jadi Ismi ini bencong. Keluarga pengantin menyewa untuk menjadi perias. Lah si Ismi ini kemudian memberikan bonus elektone plus para waria temannya,” tambahnya.

Ismi, kata Lukman, membuat poster seolah-olah ajang ini merupakan ajang besar dengan panggung yang megah. Poster itu kemudian disebar ke media sosial.

“Hingga akhirnya viral. Dan kami bersama dengan forpimka langsung melakukan klarifikasi kepada pemilik hajatan dan perias,” pungkasnya.



Lukman mengaku langsung mendatangi keluarga yang punya hajatan pernikahan tersebut.

“Setelah ke rumah pemilik hajat nikahan itu saya langsung datang ke rumah perias, si Ismi. Selain membatalkan acara itu, kami minta dia menghapus postingan itu,” tambahnya.

Pihaknya tak ingin adanya kegiatan yang berbau dengan LGBT di wilayahnya. Bahkan dirinya bakal mengawasi kegiatan yang sudah direncanakan tersebut.

“Nanti kami awasi. Boleh pakai hiburan tapi tidak dengan mementaskan bencong dalam ajang apapun,” pungkasnya.