Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Kawanan Gajah Liar Beri Penghormatan Kepada Orang yang Menyelamatkannya
2 Months, 4 Weeks ago

Kawanan Gajah Liar Beri Penghormatan Kepada Orang yang Menyelamatkannya

Tahukah Anda kalau gajah memahami konsep kematian, baik kematian jenisnya sendiri atau kematian dari beda spesies, seperti manusia misalnya.

BBC One mengisahkan sebuah cerita unik yang bikin kagum tentang dua kawanan gajah yang berkonvoi selama sekitar 12 jam ke rumah seorang pria yang menyelamatkan mereka setelah dia meninggal.



Lawrence Anthony, yang dijuluki The Elephant Whisperer, pada 1999 membuka konservasi Thula Thula Game Reserve, di Afrika Selatan untuk gajah liar. Karena jika dia tidak menerimanya, gajah-gajah itu akan dibunuh oleh pemburu liar. Namun merawat gajah dalam area konservasi itu tidak mudah karena mereka dikenal karena melarikan diri dari kandang dan bertindak nakal.

Lawrence mengambil langkahnya untuk memelihara binatang-binatang raksasa ini, jadi dia mulai memperlakukan mereka seperti anak-anaknya. Dia menggunakan kata-kata untuk membujuk mereka, dan dia juga akan menggunakan gerakan untuk menunjukkan bahwa mereka benar-benar aman bersamanya.



Dia berfokus pada pimpinan kawanan gajah yang dinamainya Nana, untuk terhubung dengan gajah-gajah lainnya. Lawrence rupanya berhasil ″menjinakkan″ Nana dan kawanan itu juga menganggap Lawrence dan keluarganya seperti bagian dari kawanan.

lawrence



Tetapi sayangnya, Lawrence meninggal pada 2 Maret 2012 karena serangan jantung. Dia meninggalkan istri dan dua putranya.

Apa yang terjadi selanjutnya adalah hal yang unik dan mengagumkan. Setiap tahun pada hari kematian Lawrence (2 Maret), Nana dan kawanannya akan berjalan 12 jam dari semak-semak di Zululand ke rumah Lawrence untuk memberi penghormatan. Mereka berdiri berjaga selama dua hari di luar rumah Lawrence sebelum kembali ke kehidupan liarnya.

Yang lebih menakjubkan adalah tidak ada yang memberi tahu kedua kawanan itu, tentang kematian Lawrence. Seolah-olah mereka tahu tentang itu. Mungkin benar adanya bahwa hewan dapat merasakan hal-hal yang tidak dapat kita rasakan.