Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Guru Mengajar Pakai Helm karena Atap Rusak
3 Weeks, 19 Hours ago

Guru Mengajar Pakai Helm karena Atap Rusak

Unggahan beberapa foto di akun Twitter bernama SMPN 3 Bayat Klaten ramai diperbincangkan. Terlihat seorang pria diduga guru sedang mengajar di dalam kelas mengenakan helm full face.

Dilansir kompas.com, foto tersebut diunggah pertama kali Twitter oleh akun @smpn3bayat. Selain guru yang mengajar menggunakan helm, foto tersebut juga memperlihatkan atap plafon ruang kelas kelas yang rusak.

Namun unggahan itu sudah dihapus. Akun @smpn3bayat pun memberikan klarifikasi.



“Atas berita dan postingan tentang Plafon rusak di SMPN 3 Bayat, Klaten, kami dengan kesadaran dan tanpa paksaan mohon maaf kepada semua pihak dan semua Netizen. Plafon yg rusak hanya sebagian, tidak semua Plafon rusak. Terima kasih,” tulis @smpn3bayat.

guru helm

Kepada kompas, Kepala Sekolah SMPN 3 Bayat Chaterina Supartini membenarkan foto tersebut diambil di sekolahnya, tepatnya di ruang kelas 7C. Menurutnya, guru yang ada di dalam foto tersebut adalah guru Seni dan Budaya.



“Sudah saya klarifikasi. Itu guru Seni dan Budaya,” kata Chaterina.

Ia menjelaskan atap plafon nyaris runtuh yang terlihat di foto tersebut tidak mengganggu kegiatan belajar dan mengajar siswa di kelas. Pihak sekolah sengaja melepas semua atap plafon di ruangan tersebut karena ada yang rusak.

“Memang benar ada beberapa titik kerusakan itu. Sebetulnya, atap plafon itu masih nyantol (terpancang paku). Daripada nanti mengganggu KBM, kami lepas semua atap plafon ruangan itu,” terang dia.



guru helm

SMPN 3 Bayat ini sudah berdiri sejak tahun 2003. Namun hingga saat, gedung yang berusia 16 tahun itu masih belum pernah direnovasi. Termasuk atap plafon ruangan kelas yang nyaris runtuh.

Chaterina Supartini mengatakan pihak sekolah sudah mengajukan bantuan perbaikan untuk ruangan tersebut. Rencananya renovasi akan dilakukan dengan menggunakan anggaran tahun 2020.

“Sudah saya ajukan rehab ruang kelas. Tidak hanya atap plafon, tapi juga tegelisasi, tembok yang mungkin bengkak. Karena tanahnya di sini labil,” ujar dia.