Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Warga Jakarta Barat Dihantui Teror Penyiraman Cairan Kimia
3 Weeks, 4 Days ago

Warga Jakarta Barat Dihantui Teror Penyiraman Cairan Kimia

Warga Jakarta Barat diresahkan dengan aksi penyerangan orang tak dikenal. Pelaku menyiramkan cairan kimia kepada warga secara acak.

Dilaporkan kumparan, aksi penyerangan berupa air keras ini mengingatkan pada insiden yang dialami penyidik senior KPK Novel Baswedan. Hingga kini, kasus tersebut belum Terungkap.

Aksi teror ini terjadi di dua lokasi berbeda. Pertama menimpa dua siswa di Kebon Jeruk pada Selasa (5/11) lalu. Keduanya saat baru pulang dari sekolah tiba-tiba dihampiri orang tak dikenal yang langsung menyiramkan cairan kimia ke tubuh mereka. Pelaku pun kabur.



Semula, korban merasa cairan yang mengenai tubuh mereka merupakan air biasa. Tapi, belakangan terasa sangat kering di kulit.

“Setelah itu kayak merasa kering, terus kebakar kayak kena cairan lilin panas, kulit jadi kaku," kata korban, Prameswari.

Korban bernama Aurel mengalami luka bakar di bagian bahu, tangan, dan badan. Sementara korban bernama Prameswari mengalami luka bakar ringan di bagian tangan.



Mendapat laporan itu, polisi langsung bergerak. Sejumlah keterangan saksi dan bukti yang ada di lokasi dikumpulkan. Termasuk, memeriksa sejumlah CCTV.

“Polisi sedang mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar TKP (tempat kejadian perkara). Penyidik telah mengirim sampel barang bukti dan saat ini sedang dianalisa di Puslabfor. Masih proses analisa. Klarifikasi ya bukan air keras tapi cairan kimia,” jelas Kapolsek Kebon Jeruk AKP Erick Sitepu.

teror air keras



Tak lama berselang, seorang nenek pedagang sayur juga menjadi korban penyerangan pelaku menggunakan cairan kimia. Adalah Sakinah (60), ia diserang di kediamannya, di Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, pada Jumat (7/11). Aksi dilakukan pada malam hari, sekitar pukul 19.00 WIB.

Sakinah pun mengalami luka melepuh di bagian kepala, dan leher sebelah kanan.

Terkait teror ini, polisi terus berupaya mengungkap kasus tersebut. Tim dari Polres Jakarta Barat dan Polda Metro Jaya turut dikerahkan untuk menangkap pelaku.

“Masih kami kejar. Polda mem-backup untuk mencari pelakunya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.