Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Dijadikan Tumbal Pesugihan Temannya
1 Week, 5 Days ago

Dijadikan Tumbal Pesugihan Temannya

Belum lama ini warga Lebak, Banten digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin perempuan yang sudah membusuk di semak-semak. Rupanya, mayat tersebut adalah korban pembunuhan dengan nama Asih (45) warga Palmerah, Jakarta Barat.

Dirangkum Merdeka.com, kasus ini semakin heboh saat diketahui korban dibunuh untuk dijadikan tumbal pesugihan oleh temannya sendiri OV (40). OV dibantu teman prianya WF (40) menghabisi nyawa korban.

Rencana pembunuhan ini timbul pasca OV memperoleh bisikan dalam mimpi dari guru spiritualnya yang memerintahkan dirinya mencari tumbal demi memperkaya diri.



“Maka dipilihlah Asih seorang janda itu karena mudah diajak-ajak. Padahal OV dan korban teman kerja cleaning service di Jakbar,” kata Kapolres Lebak, AKBP Dani Arianto.

asih korban tumbal

Asih dibunuh dengan cara dicekik. Namun diketahui Asih bukan hanya dihabisi, tapi ia juga menjadi korban aksi perkosaan oleh WF. Asih diperkosa saat dalam kondisi tak berdaya di kontrakan OV (40), di daerah Ciampea, Bogor.



Dalam kondisi lemas tak berdaya dan tangan terikat, korban lalu dibawa pelaku menuju mobil yang sudah disiapkan. Kedua pelaku kemudian membawa korban menuju daerah pembuangan di daerah Maja, Lebak, Banten.

Sesampainya di lokasi, pelaku menarik keluar korban yang sudah tak sadarkan diri hingga kepalanya membentur badan mobil dan tanah, hingga akhirnya meninggal dunia. Korban lalu diseret menuju semak-semak.

pelaku ilmu hitam



Sebagai otak pembunuhan Asih untuk tumbal pesugihan, OV dilaporkan sempat mendalami ilmu pelet di Jombang, Jawa Timur. Ia memperdalam ilmu hitam itu selama bertahun-tahun. Untuk mendalami ilmu pelet, OV kerap melakukan ritual dan ziarah di salah satu daerah di Jombang dengan bimbingan makhluk gaib.

“Bertahun-tahun (OV) ke Jombang, Jawa Timur, rajin ziarah dalami ilmu pelet awalnya segala macamnya di Jombang. Kalau bunuh orang baru kali ini,” kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edi Sumardy.

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan pasal 340 Jo 338 pembunuhan berencana dan pembunuhan ancaman penjara seumur hidup.