Oomph Logo
 

  BERITA TERKINI

Galih Ginanjar Cs Terancam Hukuman Lebih dari 6 Tahun Penjara
1 Week, 3 Days ago

Galih Ginanjar Cs Terancam Hukuman Lebih dari 6 Tahun Penjara

Kasus 'ikan asin' yang menjerat Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami memasuki babak baru. Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka pun terancam hukuman penjara selama 6 tahun.

Dilansir Kompas.com, tiga tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial, yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami dijerat Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronika (ITE) dan tindak pidana.



“(Ketiga tersangka) Pasal 27 ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 1 UU ITE dan Pasal 310, Pasal 311 KUHP. Ancaman hukumannya lebih dari 6 tahun penjara,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Argo menjelaskan, penetapan ketiga tersangka itu berdasarkan gelar perkara yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya, pada Rabu (10/7) kemarin, pada pukul 23.00 WIB.

“Setelah mengklarifikasi pelapor, tiga saksi, saksi ahli, dan terlapor, penyidik melakukan gelar perkara. Kemudian dari hasil gelar perkara, status ketiganya dinaikkan menjadi tersangka,” jelas Argo.



kasus ikan asin

Kasus 'ikan asin' ini sebelumnya ramai menghiasi jagad media. Pasalnya artis Fairuz A Rafiq merasa dilecehkan dan namanya dibuat tercemar oleh Galih Ginanjar, Rey, dan Pablo di media sosial.



Ketiga terlapor telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ini. Kasus 'ikan asin' bermula saat Galih dinilai jelas-jelas menghina Fairuz dalam video yang diunggah di akun YouTube Rey dan Pablo. Hinaan yang terlontar dalam content bertemakan 'Mulut Sampah' ini salah satunya terkait bau ikan asin.

Dalam video yang cukup membuat banyak publik marah itu, Rey Utami menjadi pembawa acara dan melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Galih.

Tak terima dengan ucapan Galih, Fairuz pun akhirnya melaporkan kasus video berkonten asusila tersebut ke polisi karena merasa dilecehkan. Istri Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari yang juga tak luput menjadi pergunjingan telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.